Hipertensi Meningkatkan Resiko Penyakit Stroke dan Jantung

hipertensi
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on tumblr
Share on digg
Share on stumbleupon
Share on pocket
Share on xing
Share on whatsapp

Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah keadaan pada saat tekanan darah di 130/80 mmHg atau lebih. Kondisi seperti ini harus segera ditangani karena bila tidak segera ditangani, hipertensi bisa menyebabkan munculnya penyakit-penyakit serius yang berbahaya dan mengancam nyawa seperti gagal jantung, penyakit ginjal dan stroke.
Apa saja yang dialami seseorang ketika mengidap hipertensi? Ada beberapa gejala yang timbul akibat hipertensi yaitu: Dia akan mengalami sakit kepala, badannya lemas, penglihatannya akan mengalami gangguan,nyeri di dada, sesak napas, aritmia dan adanya darah dalam urine.

Penyebab Hipertensi

Apa saja yang menjadi faktor pemicu seseorang terserang hipertensi? Ada beberapa faktor yang bisa meningkatkan seseorang terserang hipertensi yaitu :
Umumnya menyerang seseorang dengan usia di atas 65 tahun. Kurang aktivitas fisik dan jarang berolah raga. Terlalu banyak mengonsumsi kafein. Perokok, minum minuman keras. Memiliki kelebihan berat badan, sleep apnea, diabetes, atau penyakit ginjal. Memiliki keluarga yang menderita sakit tekanan darah tinggi. Kurang mengonsumsi makanan yang mengandung kalium.

Pengertian Hipertensi

Hipertensi yang disebut juga tekanan darah tinggi adalah kondisi ketika seseorang memiliki ukuran tekanan darah sistolik pada dua hari yang berbeda lebih besar dari 140mmHg dan / atau pembacaan tekanan darah diastolik pada dua hari yang berbeda lebih besar dari 90 mmHg. Kondisi seperti ini dapat menimbulkan komplikasi kesehatan yang parah dan meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, dan terkadang kematian.
Sedangkan yang dimaksud dengan tekanan darah adalah kekuatan yang diberikan oleh sirkulasi darah kepada dinding arteri tubuh, yaitu pembuluh darah utama dalam tubuh. Tekanan ini tergantung pada resistensi pembuluh darah dan seberapa keras jantung bekerja. Semakin banyak darah yang dipompa jantung dan semakin sempit arteri, maka semakin tinggi tekanan darah.

Jenis Tekanan Darah

Ada dua jenis Hipertensi atau tekanan darah tinggi, yaitu hipertensi primer dan hipertensi sekunder. Berikut adalah penyebab masing-masing hipertensi tersebut yaitu :

Hipertensi Primer

Tekanan darah tinggi jenis ini biasanya diderita oleh manusia dewasa. Tidak diketahui secara pasti apa penyebabya, tetapi hipertensi primer cenderung berkembang secara bertahap selama bertahun-tahun.

Hipertensi Sekunder

Tekanan darah tinggi jenis ini muncul karena penderita mengkonsumsi obat-obatan tertentu atau menderita gangguan kesehatan. Biasanya hipertensi jenis ini muncul secara tiba-tiba dan mengakibatkan tekanan darah yang lebih tinggi daripada hipertensi primer.

Beberapa penyakit dan obat-obatan yang dapat memicu munculnya hipertensi sekunder

Obstruktif sleep apnea (OSA), masalah ginjal, tumor kelenjar adrenal, masalah tiroid, cacat bawaan di pembuluh darah, obat-obatan seperti pil KB, obat flu, dekongestan, obat penghilang rasa sakit yang dijual bebas, obat-obatan terlarang seperti kokain dan amfetamin.

Makanan Penurun Darah Tinggi

Apabila seseorang sudah divonis menderita penyakit hipertensi, maka dia harus minum obat untuk mengatur tekanan darah. Selain minum obat, sebaiknya penderita juga mula merubah gaya hidup lebih sehat seperti sering berolah raga, mengurangi konsumsi garam, kafein dan makan makanan sehat.
Beberapa makanan dapat menurunkan tekanan darah tinggi seperti :

Sayuran Hijau

Sayuran hijau seperti sawi, lobak hjau, bayam selada mengandung kalium, magnesium dan serat sangat baik bagi penderita tekanan darah tinggi. Dengan mengkonsumsi satu cangkir jus sayuran hijau setiap hari, dapat menurunkan tekanan darah tinggi anda.

Oatmeal

Oatmeal adalah makanan yang mengandung natrium dan lemak yang rendah sangat bagus untuk menurunkan tekanan darah anda. Anda bisa mencampurnya dengan madu atau buah-buahan untuk mengurangi rasa hambar pada oatmeal.

Ikan

Kandungan omega 3 pada ikan salmon sangat bagus untuk menurunkan tekanan darah tinggi. Sebuah penelitian yang dikeluarkan oleh The Journal Nutrition menyatakan bahwa dengan makan ikan berlemak seprti salmon sebanyak tiga kali seminggu dapat menurunkan tekanan darah diastolik selama lebih dari delapan minggu.

Makanan Pantangan Darah Tinggi

Beberapa makanan tidak boleh dikonsumsi oleh penderita hipertensi yaitu:

Garam

Pengidap hipertensi disarankan untuk tidak mengonsumsi garam atau yang disebut juga dengan natrium lebih dari 2.300 miligram (mg) atau sebanding dengan 1 sendok teh garam setiap harinya. Garam merupakan penyebab utama sakit tekanan darah tinggi dan jantung. Selain terdapat pada makanan asin, garam juga bisa ditemui pada aneka roti,pizza,sup, makanan kaleng, taco dan lain-lain.

Gula

Penambahan gula pada makanan yang berlebihan dapat memicu kegemukan dan obesitas. Sedangkan orang-orang yang mengalami kegemukan dan obesitas memiliki resiko tinggi untuk menderita penyakit tekanan darah tinggi.

Makanan Olahan dengan Lemak Tak jenuh

Untuk menghindarkan seseorang terkena penyakit darah tinggi, dia harus menghindari makanan yang diproses dengan lemak trans atau lemak jenuh. Lemak trans adalah lemak buatan yang digunakan untuk mengawetkan makanan kemasan. Makanan kemasan biasanya mengandung lemak jenuh dan lemak trans, gula, karbohidrat rendah serat dalam jumlah tinggi. Lemak jenuh bisa juga dijumpai pada susu dan krim penuh lemak,mentega,daging merah,dan kulit ayam

Cara Mencegah Hipertensi

Beberapa cara bisa dilakukan untuk mencegah terserang penyakit hipertensi yaitu dengan mengonsumsi makanan sehat, kurangi makan garam, kurangi kafein, berhenti merokok, menurunkan berat badan, berhenti minum alkohol, dan hindari minuman bersoda.

Sayuran Yang Dilarang untuk Hipertensi

Semua sayuran yang dberi garam dan bumbu penyedap yang berlebihan. Garam dapat meningkatkan natrium dalam aliran darah sehingga menurunkan kinerja ginjal untuk mengeluarkan air karena natrium menahan air akibatnya tekanan darah menjadi lebih tinggi karena kelebihan cairan.

Sayuran Yang Dibuat Acar atau Asinan

Asinan dan acar adalah cara untuk mengawetkan makanan. Bahan yang digunakan adalah garam, gula dan cuka. Oleh karenanya asinan dan acar mengandung natrium yang tinggi sehingga tidak baik bagi penderita hipertensi.

Sayuran Kalengan

ada beberapa jenis sayuran yang diawetkan dalam kemasan kaleng. Jenis makanan kaleng seperti ini tentu sangat praktis dalam penggunaanya namun mengandung natrium yang sangat tinggi. Semakin lama sayuran berada di dalam rendaman air larutan garam, semakin tinggi juga kandungan natrium meresap ke dalam sayuran tersebut sehingga berbahaya bagi kesehatan.

Hipertensi Pada Lansia

Hipertensi terjadi pada lansia karena adanya proses penuaan pada tubuh. Tekanan darah meningkat seiring bertambahnya usia pada lansia. Kondisi seperti ini meningkatkan resiko para lansia mengalami komplikasi penyakit serius seperti stroke, kerusakan ginjal, penyakit jantung, kebutaan, diabetes dan penyakit berbahaya lainnya. Lansia yang memiliki tekanan darah tergolong tinggi bila lebih dari 140/90 mmHg. Kondisi tubuh lansia yang mengalami tekanan darah tinggi adalah sakit kepala parah, pusing, penglihatan buram, mual, telinga berdenging, detak jantung tidak teratur, kebingungan, kelelahan, nyeri dada, sulit bernapas, muncul darah dalam urin, serta sensasi berdebar di dada, leher, atau telinga.

Produk HDI untuk hipertensi

Beberapa produk perlebahan dari HDI dapat membantu menstabilkan tekanan darah, memperbaiki sirkulasi darah dan meningkatkan daya tahan tubuh. Produk-produk tersebut adalah Propolis dengan antioksidan tingginya membantu membongkar tumpukan plak kolesterol yang ada di pembuluh darah. Royal Jelly memperbaiki kerusakan-kerusakan penyebab hipertensi agar bisa membantu tubuh dalam menjaga keseimbangan tekanan darah. Pollen memberikan asupan gizi dalam perbaikan sel.

KAMI HADIR DISELURUH INDONESIA

Wilayah pemasaran produk HDI di Indonesia, dibagi atas 4 Regional, yang bertujuan agar proses pendistribusian Produk HDI lebih merata seluruh Indonesia. Selain itu bertujuan untuk kemudahan proses registrasi menjadi Member HDI, Agen HDI maupun Reseller HDI menjadi lebih mudah.

Regional 1

Regional 1 meliputi seluruh Kota dan Kabupaten diseluruh Pulau Jawa dan Madura.

Regional 2

Regional 2 meliputi seluruh Kota dan Kabupaten diluar Pulau Jawa dan Madura (Non Regional 3 dan Papua).

Regional 3

Regional 3 meliputi kota di Maluku, Tarakan, Aceh, Nusa Tenggara, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara dan Gorontalo.

Regional Papua

Regional Papua meliputi seluruh kota di Papua.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on tumblr
Share on digg
Share on stumbleupon
Share on pocket
Share on xing
Share on whatsapp

Contact Me

Saya Halim Perdana, selaku Enterpriser Bisnis HDI, sangat bangga dan senang bisa bekerja sama menjalankan Bisnis HDI dengan Anda. Bisnis HDI merupakan Bisnis siap pakai, yang didukung dengan Web Replika haloHDI.com dengan system yang terintegrasi dan teroptimasi Google Search Engine Optimizer.

Navigation

Newsletter

Disclaimer

  • Website HaloHDI.com ini bukan web resmi dari Perusahaan PT. Harmoni Dinamika Indonesia, melainkan hanya untuk memudahkan rekan kerja kami selaku member HDI dalam mengembangkan bisnis dan sebagai sarana informasi bagi calon customer kami yang tersebar di seluruh Indonesia.
  • Website ini GRATIS, jadi Tidak ada transaksi keuangan, bonus, refund, atau klaim apapun di bebankan pada kami pengelola website haloHDI.com
  • Bisnis ini tidak cocok bagi pecinta money game atau mereka yang hanya ingin kaya instan tanpa bekerja. Kami TIDAK memberikan janji cepat kaya ataupun garansi atas penghasilan bisnis Anda, karena apa yang didapatkan adalah sangat tergantung pada usaha kerja keras dan kerja cerdas Anda.

Copyright © 2020 halimpkusuma.halohdi.com All rights reserved​.